Ada kesalahan di dalam gadget ini

Rabu, 14 September 2011

Sunday, 17 January 2010 at 01:58

seiring berjalannya waktu,
sekularisme menjadi aliran yang
semakin banyak dianut para hedonis..
dan pandangan tentang kebenaran semakin samar..

tanpa berniat untuk mendiskriminasi satu agama
ataupun membenarkan suatu agama...
dan hanya sekedar untuk mengingatkan
kepada kita bahwa agama adalah hal penting
yang harus diyakini sebagai pedoman hidup
bagi kita umat beragama yang hidup dalam
lingkungan beragama dan berkeyakinan..
***
nah,, dari kutipan di atas pandangan tentang kebenaran mulai buram...
setiap ahli agama selalu mengajarkan kepada pengikut mereka
tentang kebenaran2 menurut pedoman mereka,
yang umumnya berupa kitab..

dan tentu kita meyakini kitab kita masing2
merupakan pedoman yang paling benar,,
sebab di dalam kitab tersebut kita diwajibkan
beribadah kepada Tuhan, menyayangi sesama,
berbuat baik, menjalani undang2 negara, dll..

namun apa yang terjadi jika para ahli kitab
saling bertemu dan membicarakan isi kitab masing2??
kemungkinan besar terjadi debat merebutkan kebenaran..
kebenaran menurut kitab yang mereka anut..

saling menjatuhkan dan menyalahkan akan terjadi..
padahal mereka sendiri merupakan para ahli yang cerdas secara intelektual..
yang biasanya juga merangkap sebagai ahli fisika, kimia, astronomi,
arkeologi, meteorologi, dan geofisika..
dan apa yang terjadi dengan kita???

mereka membicarakan hubungan isi kitab mereka
dengan fenomena alam, kejadian yang faktual,
logis, tak terbantahkan.. dengan argumen2 terkuat mereka..
sehingga sulit sekali menyangkal bahwa kitab mereka salah...
bahkan telah teruji secara klinis, matematis, psikis, dan historis..

semua mengaku pedoman mereka tersebut yang terbaik..

kita sebagai bawahan yang memiliki pengetahuan seluas
partikel embun hanya dapat mengiyakan!!
mengiyakan atasan seajaran yang ternyata disalahkan
oleh orang lain yang juga sangat ahli dibidangnya dan mengaku
dirinya benar!!
dan kebenaran itu mutlak karena telah dipatenkan
dalam sebuah buku (*kitab)!!

di dalam "buku2" tersebut juga dituliskan berbagai ilmu alam
dan sosial yang menunjuang kebenaran hakiki ajarannya..
lengkap dengan sejarah tokoh penyebar, penyunting, dan penerbit "buku"..
sehingga secara fisik, "buku2" ini benar2 meyakinkan umat!!!

***
dari kutipan kejadian diatas, dapat disimpulkan bahwa kebenaran
agama hanya dapat diterima menurut pribadi kita sendiri..
dan dengan doktrin para ahli agama tentunya..
namun tentu saja kita sebagai makhluk yang memiliki akal
dapat memilih kebenaran tersebut dengan keyakinan dan keimanan..

keep ur religion!!! ^_^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar